mantra cinta yang tercecer di atas daun talas, bergoyang dzikir seiring hujan yang menipis makna tak semuanya mencair, ada yang beku ada p...
Tampilkan postingan dengan label Sastra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sastra. Tampilkan semua postingan
27 Desember 2024
27 November 2023
puisi: luluhkan purnamaku
November 27, 2023
sekalipun pandangmu terhalang kabut atau awan apapun itu aku tak berubah bahwa aku adalah bulan purnama setiap saatnya selalu memantulkan c...
4 Maret 2023
Puisi: Sepucuk Surat yang Kurindu
Maret 04, 2023
Vera Verawati Andai, beranjaknya waktu tidak berikut peradabannya. Mungkin saat ini aku masih senang menikmati sejuknya pagi oleh gemeri...
21 Februari 2023
Puisi: Kartu Hati Bukan Kartu Mati
Februari 21, 2023
Vera Verawati Bidak bergerak berhadapan dengan raja, sedang patih masih berdiri gagah di samping anak-anak pion yang mulai taj...
27 Juli 2022
Puisi: Satu Jalan Menuju Pulang
Juli 27, 2022
Vera Verawati Ciap anak burung terjatuh tepat di pangkuan, lelaki itu penuh kasih menyentuh, berjalan mencari dimana letak sarang. Tepat p...
21 Juni 2022
Puisi: Orasi Bendera
Juni 21, 2022
Vera Verawati Sayup lonceng peringatan berbunyi, bisik-bisik masa bakti hampir habis. Kasak-kusuk mulai ...
8 April 2022
Puisi: Panggilan Terakhir
April 08, 2022
Vera Verawati Suara merdu binatang malam, satu dua masih terdengar, sisanya turut lelap bersama para pemimpi. Sayu...
Langganan:
Postingan (Atom)